www.Dr-RonnySucahyo.com

Ternyata Yang Terpenting Bukan Itu!

Saya menjadi guru vocal sudah 19 tahun. Sepuluh tahun terakhir saya benar-benar menyadari bahwa yang terpenting dalam kemampuan menyanyi bukanlah Teknik Vokal. Saya sudah menulis 13 buku dan saya sepenuhnya tercerahkan, bahwa yang terpenting untuk menjadi penulis buku yang baik bukanlah Teknik menulis. Saya sudah bermain badminton 7 tahun, dengan 3 tahun pertama berlatih melalui “les badminton” kepada seorang mantan atlit. Dua tahun terakhir saya sadar, yang terpenting dalam badminton bukanlah ketika tangan mengayunkan raket memukul shuttlecock.

Jadi apa yang terpenting? Untuk menyanyi dengan baik, yang terpenting adalah kemampuan kita dalam “mendengarkan”. Sejatinya nada yang kita nyanyikan adalah hasil dari memori kita, sepersekian detik sebelum menyanyikannya, kita sudah terlebih dahulu ‘mendengarkannya’ di memori kita. Sebelum ada nada-nada yang tersimpan di memori kita, kita harus melalui jam-jam repetisi latihan agar memori kita terisi. Tanpa repetisi latihan, tidak ada data yang tersimpan di memori dan hasilnya kita akan menyanyi dengan buruk. Tapi untuk bisa melakukan repetisi latihanpun, kita sudah harus punya bekal “kemampuan mendengarkan”. Dalam bahasa lain, kemampuan mendengarkan ini kita sebut dengan sense of music, atau bakat menyanyi. Bakat menyanyi bukanlah bakat mengeluarkan nyanyian dari mulut kita, tapi bakat mendengarkan dan mengingatnya. Seorang yang bisu walaupun punya pita suara dan lidah, dia bisu karena dia tuli sejak lahir, dia tidak pernah mendengar, meniru dan mengingatnya.

Menyadari “ternyata yang terpenting bukan itu, tetapi ini..” akan membawa kita pada sebuah level baru dari cara kita memahami hidup. Hal ini terkait dengan beberapa hal, misalnya Multiple Intelligence, Panggilan Hidup, Passion, Jenis Karir atau Pekerjaan yang cocok dan juga “Jati Diri”. Setiap orang berusaha menemukan hidupnya yang sesungguhnya. Sebagian terjebak kata “Passion” yang misleading. Sebagian terjebak conflict of interest yang membuatnya tidak memiliki grit.

Artikel ini akan menjadi benih untuk buku saya berikutnya “Finding Your True Calling”. Sebuah buku yang membantu setiap orang menemukan tempatnya yang seharusnya.

 

Dr.RPS

Leave a Reply