www.Dr-RonnySucahyo.com

Review Buku “Why Women Talk and Men Walk”

Penulis: Patricia Love dan Steven Stosny.  Tebal buku:348 hal. Bahasa: Indonesia. Durasi Membaca: 4-5 jam.

Saya memiliki buku cetakan 1 (Agustus 2008), diterbitkan oleh penerbit UFUK, penerbit yang sama dengan buku “Why Men Dont Listen and Women Cant Read Maps”. Kedua Buku ini Pemilihan book size, font, font size dan layout sangat mirip. Bahkan jenis font dan kombinasi warna font untuk kedua buku sama persis (merah dan biru). Keputusan untuk membuat kedua buku terlihat sama pastilah keputusan Penerbit UFUK.

Kemudian saya check versi inggrinya (aslinya) dan menemukan bahwa desain kedua buku sebenarnya sangat berbeda.

Untuk Penerjemah, UFUK menggunakan dua orang yang berbeda. Sehingga gaya penerjemahannya pun sedikit berbeda.

Buku ini terdiri dari 2 bagian, Bagian Satu tentang “Mengapa Sangat Sulit untuk Membuat Hubungan Anda Menjadi Lebih Baik” dan Bagian Dua tentang “Gunakan Rasa Takut dan Malu Anda untuk Menciptakan Cinta yang Tak Perlu Dikatakan”.

Bagian Satu berisi 6 topik dan Bagian Dua memiliki 8 topik, kemudian buku ditutup dengan Bagian Kesimpulan “Bila Anda Menginginkan Cinta Yang Banyak, Anda Harus Berpikir Sedikit”.

Buku ini sedikit kurang tegas atau sengaja menyamarkan status hubungan Pria dan Wanita. Di beberapa contoh, tokoh dalam buku ini (misalnya Kirsten dan Paul), sudah menikah.  Tetapi buku ini tidak membahas khusus suami dan istri, tetapi general pada pria dan wanita.  Sehingga, Anda jangan berharap buku ini akan mempertimbangkan sisi agama atau moralitas dengan serius jika berbicara tentang seks.   Buku ini tentang hubungan pria dan wanita dari sisi otak dan bio molecular, termasuk seks pun dibahas, dan seks itu antara pria dan wanita, tidak selalu suami dan istri.

Bahasa yang digunakan mudah dimengerti, praktis untuk orang awam karena tidak banyak mengandung penjelasan teknis yang rumit.  Salah satu buku yang cukup baik untuk memperlengkapi kita semua dalam memahami perbedaan pria dan wanita.

Score: 8/10

Dr.Ronny Sucahyo

 

 

Leave a Reply